Saturday, December 24, 2011

Dance with My Father


Back when I was a child
Before life removed all the innocence
My father would lift me high
And dance with my mother and me
And then
Spin me around 'till I fell asleep
Then up the stairs he would carry me
And I knew for sure
I was loved

If I could get another chance
Another walk
Another dance with him
I'd play a song that would never ever end
How I'd love love love
To dance with my father again

When I and my mother
Would disagree
To get my way I would run
From her to him
He'd make me laugh just to comfort me
yeah yeah
Then finally make me do
Just what my mama said
Later that night when I was asleep
He left a dollar under my sheet
Never dreamed that he
Would be gone from me

If I could steal one final glance
One final step
One final dance with him
I'd play a song that would never ever end
Cause I'd love love love to
Dance with my father again

Sometimes I'd listen outside her door
And I'd hear how mama would cry for him
I'd pray for her even more than me
I'd pray for her even more than me

I know I'm praying for much to much
But could you send her
The only man she loved
I know you don't do it usually
But Dear Lord
She's dying to dance with my father again

Every night I fall asleep
And this is all I ever dream


A Song by Luther Van Dross
Written by Luther Van Dross and Richard Marx
Pict is taken from here
You can hear and download the song by follow this link

Tuesday, December 20, 2011

Cute Little Girl with Her Bubbles




Some of my link-to-kids-dreams are being owner and teacher of kids school, having kids photo studio with many children's books there, and of course...writing for them. Well, looks like having a kids center is a wonderful idea, is it? :)

* pictures were taken in CFD Dago, used Kia's Canon EOS 550D
* model : a cute girl on CFD, lucky me...her parent let me to take her picts, thank u :)

Saturday, December 10, 2011

Coretan #3

Hujan sore ini tanpamu. Di tempat yang sama, di tempat di mana kita bersua untuk pertama kalinya. Ini Nin, yang pernah kukatakan padamu. Bahwa selalu ada tempat istimewa, yang mengingatkan kita pada orang-orang istimewa.

Tahukah kamu, Nin? Aku sudah mengakrabi tempat ini sekian lama. Saat usiaku masih bisa diacungkan oleh jari-jari kita. Saat aku menyeriusi waktu-waktu bermainku.

Waktu itu, aku begitu kagum pada para kakak yang berjalan dengan penuh semangat menyambut panggilan-Nya ke tempat ini. Terpesona pada yang membaca kalam-Nya dengan khusyu' di pelatarannya. Atau kepada yang asyik berdiskusi bahkan belajar dengan ramai. Ah, sampai kini pun. Sampai kini pun aku masih merasa demikian adanya.

Nin, dulu sekali aku pikir air di tempat ini adalah air yang dikeluarkan dari lemari pendingin. Karena kakiku seringkali tergelitik dalam gigil saat mengambil wudhu, atau sekadar mengusap mukaku. Kini, dinginnya tak sama lagi. Mungkin karena polusi makin menggila, dan lubang ozon makin menganga. Apa kau sepakat denganku, Nin?

Aku selalu suka berada di sini, Nin. Kesejukan yang kurasa. Dan seringkali mengobati kerinduanku pada kampus dan suasananya yang hampir selalu membahagiakan.

Bagaimana tidak membahagiakan, jika di setiap sudutnya kau temukan cinta yang bertebaran?

Ilmu berterbangan di sini, Nin. Juga ukhuwah yang menyelimuti. Ada lingkaran-lingkaran cahaya yang kautemukan. Seperti juga halnya aku, kau pasti merasakannya juga, kan?

Aku pun masih ingat, Nin. Saat bermalam di sini bersamamu. Berburu seribu bulan. Malam itu dingin, tapi berada di sini bersama orang-orang sholeh membuatnya terasa hangat. Bukan begitu, Nin?

Hujan sekarang sudah mereda. Rasanya kusudahi saja tulisan ini. Ta'lim akan segera dimulai dan pekerjaan kita untuk besok belum juga selesai.

Terima kasih, Nin. Sudah membuatku menulis. Rasanya, saat aku mengingat tempat ini, seketika aku pula aku teringat padamu. Dan aku benar-benar bersyukur akan hal itu.

Selamat datang kembali, matahari!



Pelataran Masjid Salman ITB, 10.12.11
Di sore yang (kuharap) akan segera cerah setelah hujan...

Wednesday, December 7, 2011

In Purple


Find hearts in purple
On the day that bloom just like a bubble
Whose will I get as the humble?

Bandung, 07.12.11
...on the night like this...

Tuesday, November 29, 2011

Biji Pinus yang Jatuh Tak Pernah Membenci Angin


"Ikhlaskan..." ucapmu pelan. Namun cukup terdengar sampai di telingaku. Ada bayang yang berkelebat di memoriku. Tak lama. Tapi cukup membuatku terpejam, lalu terdiam. Sesuatu bergetar di sudut waktu. Sesuatu yang ingin kembali ke masa itu. Masa di mana hujan berhenti, dan lembayung menanti. Hujan pertama di bulan ini.

"Tak mudah..." aku menggigit bibir. Sungguh, mudah memahaminya... tapi tak mudah melakukannya. Kembali aku -dan juga kamu- terdiam. Aku kembali menatap biji-biji pinus yang berserakan di ujung kakiku. Mereka ikut diam, seperti dengan cermat mendengarkan kegelisahanku. Angin berhembus perlahan, menyempurnakan kebisuan.

***

Allahumma innii as’aluka nafsan muthma‘innatan, yu’minu biliqaa’ika, wa tardha bi qadhaa‘ika, wa taqna‘u bi’athaa’ika.

Ya Allah, sesungguhnya aku memohon kepada-Mu jiwa yang tenang, beriman bertemu dengan-Mu, ridha terhadap segala ketentuan-Mu dan menerima sepenuhnya pemberian-Mu.

***

Sebuah catatan akhir bulan,
29.11.11

*) judul terinspirasi dari judul sebuah novel karya Tere-Liye

Saturday, November 26, 2011

Happy New Year 1433 Hijriyah!

“Hate no one, no matter how much they’ve wronged you. Live humbly, no matter how wealthy you become. Think positively, no matter how hard life is. Give much, even if you’ve been given little. Keep in touch with the ones who have forgotten you, and forgive who has wronged you, and do not stop praying for the best, for those you love.”
- Ali bin Abi Thalib r.a.

Happy new year! Let's hijrah to be a better one in front of Him. May
Alloh Gives us strengthness to face everything in life and also to reach our dreams in this following year. Aamiin...

*) alhamdulillah, this is my 100th post :)
pict was taken from here

Friday, November 25, 2011

November Rain


So never mind the darkness we still can find a way
Nothin' lasts forever even cold November rain