Tuhan Titipkan usia, di langkahmu, Gadis
Agar kau berjalan tegap
Dan kelak menjelajahi dunia dengan lengkap.
Tuhan Titipkan bahagia di jemarimu, Gadis
Agar kau tuliskan itu cinta
Dan membaginya dengan sesama, pun nanti, dengannya.
Tuhan pun Titipkan beban di pundakmu, Gadis
Agar kau belajar, mungkin juga menangis
Tapi sungguh, kuatmu kelak kan berlapis.
Maka tersenyumlah, Gadis
Allah Mencintaimu, lebih dari yang kau perlu *)
Bandung, 5 September 2011
- Hadiah milad dadakan untuk Mba @ekasept
Barokalloh fii umrik mbaaa :))
*) saya kutip dari kata2nya Ajuj dalam novel Galaksi Kinanthi-nya Tasaro GK
Monday, September 5, 2011
Saturday, September 3, 2011
Bidadari yang Kau Temukan di Dalam Pendiangan
Diakah,
Bidadari yang kau temukan di dalam pendiangan?
Sedari jauh sudah bisa kulihat
Serunai lembut putih hatinya
Dari kepulan asap yang mengelana
Kerjap kejoranya di ujung tungku
Terkadang membuatmu terpaku
Atau mungkin, tak pernah rasa lagi abuabu
Dan hari ini
Kau akan menggenapinya
: Bidadari itu,
yang kau temukan di dalam pendiangan
Ah, aku tahu sejak lama, Kakak
Sejak gemerisik kekayu beraduadu
Sejak percik pertama nyala api
Berkobar di matamu
: ini bidadari,
yang sayapnya kelak
tak akan pernah berhenti memelukmu hangat
Karawang, 3 September 2011
~ A wedding gift for my cousin and his angel,
Aa Nugraha Arief and Teteh Latifa Annisa
: Barokallohulaka wa baroka 'alaika wa jama'a bainakuma fii khoir
So, when the wings are completed, what else do you waiting for fly? :')
Bidadari yang kau temukan di dalam pendiangan?
Sedari jauh sudah bisa kulihat
Serunai lembut putih hatinya
Dari kepulan asap yang mengelana
Kerjap kejoranya di ujung tungku
Terkadang membuatmu terpaku
Atau mungkin, tak pernah rasa lagi abuabu
Dan hari ini
Kau akan menggenapinya
: Bidadari itu,
yang kau temukan di dalam pendiangan
Ah, aku tahu sejak lama, Kakak
Sejak gemerisik kekayu beraduadu
Sejak percik pertama nyala api
Berkobar di matamu
: ini bidadari,
yang sayapnya kelak
tak akan pernah berhenti memelukmu hangat
Karawang, 3 September 2011
~ A wedding gift for my cousin and his angel,
Aa Nugraha Arief and Teteh Latifa Annisa
: Barokallohulaka wa baroka 'alaika wa jama'a bainakuma fii khoir
So, when the wings are completed, what else do you waiting for fly? :')
Friday, August 19, 2011
Jelang Penghujung Ramadhan
Alloh,
Terima kasih... Engkau memang Maha Baik.
Begitu beruntungnya hamba dikelilingi oleh orang-orang yang menyayangi hamba.
Jagalah mereka, Robb...
Dalam kebaikan,
Dalam kesehatan,
Dalam ketaatan pada-Mu,
Dan dalam kasih sayang-Mu yang abadi.
Sungguh hamba seringkali merasa,
tak pernah mampu membalas kebaikan yang mereka lakukan.
Maka balaslah kebaikan mereka semua, Robb...
dengan yang lebih baik.
Alloh,
Berulang kali pintaku Kau Kabulkan
Secara nyata.
Ampuni, Robb...jika lidah ini masih begitu kelu
mengucap syukur pada-Mu
Jika masih kata keluh,
yang seringkali meluncur tanpa rasa malu
Ampuni Ya Robbana...
Izinkan hamba, Ya Alloh...
Kembali mengetuk pintu-Mu
Yang mungkin telah berulang kali,
hamba tinggalkan pergi...
Terima kasih... Engkau memang Maha Baik.
Begitu beruntungnya hamba dikelilingi oleh orang-orang yang menyayangi hamba.
Jagalah mereka, Robb...
Dalam kebaikan,
Dalam kesehatan,
Dalam ketaatan pada-Mu,
Dan dalam kasih sayang-Mu yang abadi.
Sungguh hamba seringkali merasa,
tak pernah mampu membalas kebaikan yang mereka lakukan.
Maka balaslah kebaikan mereka semua, Robb...
dengan yang lebih baik.
Alloh,
Berulang kali pintaku Kau Kabulkan
Secara nyata.
Ampuni, Robb...jika lidah ini masih begitu kelu
mengucap syukur pada-Mu
Jika masih kata keluh,
yang seringkali meluncur tanpa rasa malu
Ampuni Ya Robbana...
Izinkan hamba, Ya Alloh...
Kembali mengetuk pintu-Mu
Yang mungkin telah berulang kali,
hamba tinggalkan pergi...
Wednesday, August 10, 2011
Good Morning, Life!
Somewhere Over The Window
Thursday, August 4, 2011
Dear Mom #2

Untuk siapa aku memintal doa?
Untukmu, kataku.
Yang tak pernah henti merajut cahaya untukku.
Di tanganmu jejarum dan bebenang cinta.
Perlahan silang menyilang,
di pelukmu yang menghampar, hangat.
Maka apalah artinya selembar dua
makna dalam genggamku?
Jika nyatanya, selendang sayangmu merentang,
di sepanjang usiaku.
Izinkan Bunda,
tangan ini tak letih menyulam sabit di bibirmu
dan manikmanik di binar matamu.
Sebab ia selalu bernama bahagia,
saat kau merengkuhku,
dalam selimut paling cinta.
Tertemukan Arah
: Kepada Ungu
Pagi itu kau bilang, kau tersesat
Namun aku bilang, itu takdirmu belum merapat
Ia sedang melempar sauh,
di sisi waktumu yang lain
Sempat kudapati remahremah kejora
Pada rindumu yang bermuara
Di doadoa, lepas shubuh, dzuhur, atau isya'
Kelak kau tak butuh penanda,
dan sepi akan sendirinya pergi tanpa kau minta
Sebab ikhtiarmu, tlah tertemukan arah-Nya
Benar kan, Tuhan?
~ 4 Agustus 2011 : Selamat milad! :)
Pagi itu kau bilang, kau tersesat
Namun aku bilang, itu takdirmu belum merapat
Ia sedang melempar sauh,
di sisi waktumu yang lain
Sempat kudapati remahremah kejora
Pada rindumu yang bermuara
Di doadoa, lepas shubuh, dzuhur, atau isya'
Kelak kau tak butuh penanda,
dan sepi akan sendirinya pergi tanpa kau minta
Sebab ikhtiarmu, tlah tertemukan arah-Nya
Benar kan, Tuhan?
~ 4 Agustus 2011 : Selamat milad! :)
Subscribe to:
Posts (Atom)
